Showing posts with label Tema Hobby. Show all posts
Showing posts with label Tema Hobby. Show all posts

Friday, April 12, 2019

Resep Bebikinan Brownies Ala Kejar Boga

Kelas belajar boga Ibu Profesional TANGSEL memfasilitasi para anggota yang ingin mengembangkan minat dan hobinya dalam memasak (cooking) maupun membuat kue (baking). Di bulan Februari yang lalu, diadakan kelas bebikinan brownies. Apa saja sih bahan-bahan yang perlu dipersiapkan dan bagaimana cara membuatnya? Yuk simak resepnya di bawah ini.

Resep brownies

Bahan-bahan:
1. Tepung terigu 85 gram
2. Coklat batangan 150 gram
3. Coklat bubuk 35 gram
4. Butter 25 gram
5. Mentega 25 gram
6. Telur 2 butir (ukuran sedang)
7. Gula 150 gram
8. Chocolate chip/almond/mixed nut/mede/keju untuk taburan (sesuai selera)

Cara membuatnya:
1. Cacah coklat batangan kemudian ditim (coklat ditaruh di mangkuk stainless steel/kaca dan mangkuk ditaruh di atas panci berisi air yang mendidih). Usahakan agar coklat tidak terkena uap air. Ini bisa disiasati dengan hanya menambahkan air sebanyak setengah panci. Matikan api setelah air mendidih.
2. Setelah coklat setengah leleh, masukkan butter dan mentega. Aduk sampai coklat leleh dan bercampur dengan butter dan mentega.
3. Di wadah yang berbeda, kocok telur dan gula dengan menggunakan whisk kurang lebih selama 5 menit atau sampai gula larut. Bisa juga menggunakan mixer dengan kecepatan 1 atau gula diblender terlebih dahulu.
4. Panaskan oven
5. Saring tepung terigu dan bubuk coklat
6. Masukkan tepung terigu dan bubuk coklat yang telah disaring ke dalam adonan gula dan telur, kemudian aduk dengan whisk
7. Tambahkan adonan lelehan coklat batangan, butter, dan mentega ke dalam adonan tepung, bubuk coklat, gula, dan telur. Aduk sampai rata
8. Tambahkan taburan ke dalam adonan, sisakan untuk topping
9. Masukkan adonan ke dalam loyang, tambahkan topping pilihan
10. Panggang dalam oven suhu 170-180 degC selama 20-30 menit

 Ini dia hasilnya

Foto bersama member kejar boga

Tuesday, October 2, 2018

5 Tips Supaya Bisa Membaca Buku Sampai Selesai

Mari kita tengok rak buku yang ada di rumah. Apakah buku-buku yang ada di sana sudah dibaca semua atau hanya teronggok setelah dibeli? Ooopsss.. Koq ya lebih banyak yang hanya menjadi pajangan ya.. Padahal waktu belinya, semangat 45 banget hihihi.. 

Kesibukan sehari-hari terkadang membuat kita lupa, tidak meluangkan waktu untuk membaca buku. Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, aktivitas seorang ibu seakan-akan tiada hentinya. Hobi membaca buku pun sekedar menjadi isian atau jawaban ketika ada pertanyaan "hobinya apa?". Padahal untuk baca chat atau timeline media sosial bisa betah berlama-lama hiks.. 

Tetapi jangan khawatir, berikut ada beberapa tips yang dapat dipraktikkan supaya bisa membaca buku sampai selesai:

1. Niat

Yup, betul sekali. Awalilah dengan niat, "saya mau membaca buku ini sampai selesai". 

2. Pilih buku yang kita sukai atau yang kita butuhkan atau yang dirasa bermanfaat bagi kita

Dulu waktu sekolah, baca buku pelajaran koq tidak selesai-selesai. Berbeda dengan baca komik atau Harry Potter. Meskipun banyak dan bukunya tebal, bisa selesai dalam waktu yang singkat. Kenapa bisa begitu? Karena saya menyukainya hehehe..

Kalau sekarang, buku-buku parenting menjadi daya tarik tersendiri untuk dibaca. Sehingga lebih banyak membaca buku-buku jenis ini daripada jenis buku lainnya. Karena dirasa bermanfaat dan merasa membutuhkan ilmunya juga.

Pilih saja genre buku yang Mommies suka, insya Allah akan lebih cepat selesai membacanya.

3. Tentukan target dan waktu membaca 

Dimulai dari yang mudah dan memungkinkan terlebih dahulu. Misalnya 1 bulan ingin selesai membaca 1 buku. Lalu lihat jumlah bab dalam buku, misalnya ada 8 bab. Dalam 1 bulan terdapat 4 minggu, berarti dalam 1 minggu membaca 2 bab buku.

Kemudian dibagi lagi dalam target harian, misal hanya bisa baca saat weekend. Berarti hari Sabtu baca 1 bab dan hari Minggu baca 1 bab. Lalu alokasikan waktu untuk membaca, misalnya jam 05.00-05.30 pagi.

4. Masukkan dalam to do list dan praktikkan

Jika senang menulis di jurnal harian, tulis aktivitas membaca sebagai bagian dari hal yang harus dikerjakan pada hari itu atau bisa tuliskan reminder di HP. Jangan lupa praktikkan untuk membaca pada waktu yang telah ditentukan yaa hehehe.. Karena rencana tanpa aksi hanyalah rencana belaka (ya iya lah..). :D

5. Simpan buku yang sedang dibaca di tempat yang mudah dijangkau

Misal di meja samping tempat tidur. Sehingga bila ada waktu luang, buku pun menjadi pilihan untuk mengisi waktu. Kalu bisa, justru gadget-nya yang disimpan jauh-jauh, supaya lebih tergoda untuk membaca buku daripada bermain HP. :)

Demikianlah tips-tips supaya bisa membaca buku sampai selesai. Oya, bisa dipraktikkan juga untuk membaca Al-Quran lho! Semoga bermanfaat yaa.. :)

Tuesday, May 22, 2018

Bunda Mau Membuat Acara Playdate? Yuk Simak 7 Hal Penting yang Perlu Dipersiapkan!

Playdate berasal dari dua buah kata Bahasa Inggris, yaitu play yang artinya bermain dan date yang artinya perjanjian. Dapat diartikan sebuah acara dimana-mana anak-anak berjanjian untuk bermain bersama. Playdate bisa dilakukan oleh 2 orang anak atau lebih dan istilah ini pertama kali dipopulerkan di negara Amerika. Playdate bisa sesederhana mengundang teman-teman anak ke rumah atau berkegiatan di luar rumah dengan tema tertentu. Contoh kegiatan playdate misalnya membuat kerajinan tangan bersama, mendongeng, berpetualang di alam, mengenal profesi, belajar memasak, membuat kue, dan sebagainya. 

Di Indonesia sendiri, playdate akhir-akhir ini sangat marak dilakukan oleh para orang tua untuk memberikan anak-anak kesempatan bermain bersama plus menambah pengalaman melakukan beragam kegiatan. Karena tidak jarang anak-anak zaman sekarang lebih sering bermain sendiri di rumah atau orang tua bingung menentukan kegiatan positif apa yang sebaiknya dilakukan oleh anak-anak bersama teman-teman sebaya. Oleh karena itu, sekarang banyak bermunculan event organizer dan komunitas playdate di sekitar kita. 

Bunda juga bisa lho mulai membuat acara playdate sendiri. Kegiatan event organizer playdate ini bisa Bunda jadikan sebagai hobi, kegiatan sosial, bahkan untuk menambah pemasukan dompet Bunda (hehehe..). Saya sendiri menemukan hobi membuat playdate secara tidak sengaja. Hal ini bermula dari kebutuhan saya bersosialisasi dengan sesama ibu dan keinginan agar anak pertama saya memiliki teman bermain dan berkegiatan positif. Akhirnya dari niatan tersebut, "kecemplung"-lah saya di sebuah komunitas menjadi playdate arranger istilah kerennya. Padahal saya yakin, saya tidak jauh lebih tahu dari teman-teman saya. :)

Hanya bermodalkan keinginan tadi dan modal nekat juga, hampir setiap bulan sejak tahun 2017, playdate (atau terkadang momsdate dan family date) berhasil diadakan di komunitas yang saya ikuti tersebut. Alhamdulillah animo teman-teman terhadap acara-acara ini sangat tinggi dan tak jarang saya dibantu oleh teman-teman juga dalam menyelenggarakan acara. Hal ini membuat semangat saya terus ter-recharge untuk mengadakan playdate, utamanya sih supaya anak sendiri tetap memiliki berbagai pengalaman dan teman baru, serta sebagai ajang refreshing untuk saya dan keluarga.

Hasil dari belajar secara autodidak menjadi playdate arranger, berikut saya share 7 hal penting yang perlu dipersiapkan Bunda dalam membuat acara playdate:

1. Tentukan tema kegiatan

Yup, inilah hal pertama yang perlu ditentukan dalam membuat acara playdate. Kalau saya senangnya membuat acara yang memang anak saya belum pernah berkegiatan tersebut atau apabila sudah pernah melakukannya, tema kegiatan playdate yang dibuat adalah tema yang saya atau anak-anak sukai. Istilahnya inside out. Apa yang saya (dan anak-anak) suka dan inginkan, itulah acara yang akan saya buat hehehe.. Atau bisa juga menampung ide dari teman-teman komunitas jika memang Bunda berkecimpung dalam sebuah komunitas. Paling tidak, jika nanti Bunda membuat playdate, ada partisipannya. Kalau opsi yang kedua ini agak outside in sih ya. Tapi jika dalam berkomunitas, prinsip Bunda berbagi dan melayani, kenapa tidak? :)

2. Tentukan tempat dan waktu

Setelah menentukan tema, tentukanlah tempat berlangsungnya acara. Misal kegiatan mendongeng bisa di perpustakaan, di taman, atau di rumah salah satu peserta. Kemudian tentukan waktu berlangsungnya acara. Secara umum, playdate umumnya dilakukan saat weekend dimana jumlah peserta relatif lebih banyak daripada acara dilakukan saat weekday. Tapi tidak menutup kemungkinan juga untuk mengadakan saat hari biasa, karena banyak ibu yang mencari kegiatan untuk anaknya yang belum sekolah atau menjalankan homeschooling. Jika mengadakan untuk komunitas, bisa ditanyakan juga kepada teman-teman jadwal yang mereka bisa hadir, biasanya dilakukan dengan voting. Yang terpenting, jadwalnya adalah waktu ketika Bunda sebagai event organizer (EO) bisa hadir. Ya iyalah.. :D

3. Tentukan siapa-siapa saja narasumber/pengisi dan pendukung acara dan simpan nomor kontaknya

Tentukan siapa saja yang mengisi acara. Misal kegiatan mendongeng, apakah Bunda sendiri yang menjadi pendongengnya? Apakah perlu MC atau yang lainnya? List kebutuhan tersebut dan tentukan orang-orangnya. Bisa dari praktisi atau teman-teman sendiri. Jangan lupa untuk minta nomor kontaknya dan berkomunikasilah dengan baik. :)

Minta juga nomor kontak pendukung acara, misalnya Bunda menyewa tempat, pastikan senantiasa update info kepada contact person-nya. Atau misalnya Bunda mengadakan playdate di restoran, simpan nomor kontak manajer atau PIC-nya agar sewaktu-waktu Bunda dapat menghubungi mereka.

4. Buat rundown acara dan persiapkan teknis acara

Meskipun acaranya sederhana, paling tidak Bunda mengetahui dengan pasti rangkaian kegiatan dari mulai acara sampai selesai, agar dapat diketahui perlengkapan apa saja yang diperlukan dan supaya tidak ada jeda kosong dalam acara. Inilah yang disebut rundown. Jika acaranya cukup lama, rundown ini dapat dituliskan dan menjadi reminder Bunda saat acara berlangsung nanti.

Untuk teknis acara sangat perlu juga dipersiapkan, apakah memerlukan sound system, laptop, infocus, dan peralatan multimedia lainnya? Apakah perlu tikar sebagai alas? Bagaimana dengan konsumsi dan minum peserta? Dan lain sebagainya. Jika memang memungkinkan, Bunda dapat survey terlebih dahulu ke tempat berlangsungnya acara agar dapat memperhitungkan segala aspek yang diperlukan. Kelihatannya sangat ribet ya? Tidak juga koq Bunda. Jika memang Bunda tidak sempat survey, manfaatkan contact person tempat supaya Bunda bisa senantiasa bertanya.

5. Tentukan anggaran, jumlah peserta, dan HTM

Yang ini berhubungan dengan keuangan. Buat anggaran dari fee pengisi acara, sewa tempat, biaya perlengkapan, konsumsi, dan lain-lain. Kemudian tentukan jumlah pesertanya. HTM atau Harga Tiket Masuk adalah jumlah anggaran dibagi jumlah peserta. Bisa juga Bunda menentukan jumlah peserta di awal, lalu anggaran-anggaran lainnya menyesuaikan sehingga didapatkanlah HTM per peserta. Yang perlu diingat untuk jumlah peserta adalah kapasitas ruangan/tempat yang dijadikan lokasi acara.

Bagi saya, HTM di bawah Rp 50.000 sangatlah menarik (hehehe.. emak irit). HTM Rp 50.000-Rp 100.000 bisa dipertimbangkan untuk ikut. Kalau sudah di atas Rp 100.000 harus berkali-kali berpikir (hahaha..). Tapi ini dikembalikan ke Bunda masing-masing sih.. Ini hanya pendapat pribadi. :)

Tak jarang, playdate komunitas bisa tidak ber-HTM alias gratis.. tis.. tis.. (emak senang nih). Bagaimana caranya? Pengisi acara dari anggota komunitas sendiri, tempat adalah rumah anggota komunitas atau taman umum, perlengkapan dipinjamkan dari anggota komunitas, bahan dan perlengkapan untuk berkegiatan bawa masing-masing, makan dan minum potluck alias bawa masing-masing juga. Seru ya? Acaranya gratis dan berasaskan gotong-royong tetapi insya Allah membawa manfaat yang sangat banyak.

6. Siapkan administrasi pendaftaran dan publikasikan acara

Kalu saya senangnya pakai Google Form untuk pendaftaran karena lebih praktis dan jadi tidak banyak "japri"-an. Data yang terpenting diketahui adalah nama anak, usia anak, nama ibu, nomor kontak ibu, dan bukti transfer bila ada HTM. Meskipun demikian, menjadi customer service pendaftaran adalah suatu "pekerjaan" tersendiri menurut saya. Harus siap ditanya berbagai macam hal meskipun di publikasi sudah dicantumkan info-infonya dan belajar berhubungan dengan berbagai macam orang. Intinya harus sabar dan praktikkan komunikasi produktif saat menjadi bagian pendaftaran ini hehehe..

Untuk publikasi acara, siapkan e-flyer serta caption untuk disebar di grup WA maupun berbagai media sosial. Untuk memudahkan pembuatan e-flyer, bisa menggunakan aplikasi seperti Canva dll. Untuk caption-nya pastikan tertulis semua info-info yang biasanya ingin diketahui peserta seperti nama acara, waktu dan tempat acara, tautan peta, narasumber/pengisi acara, kegiatan apa saja yang dilakukan, untuk usia berapa, fasilitas apa saja yang didapatkan peserta, HTM, tautan formulir pendaftaran, kontak yang bisa dihubungi, dsb.

7. Siapkan hal menarik supaya para peserta bersemangat mengikuti acara

Poin yang ini saya pelajari dari Mba Ayu (Dwi Yunita Indah Sari) sebagai Ketua Kejar Playdate IP Tangsel tahun lalu. Mba Ayu bilang, pada dasarnya peserta akan senang dan bersemangat jika di acara ada goodie bag (misalnya mainan atau makanan kecil untuk anak-anak), hadiah atau doorprize (misalnya untuk peserta yang datang tepat waktu), dan makanan (misalnya setelah acara berkebun ada rujakan). 

Pada intinya, mengadakan playdate adalah mengapresiasi para peserta (baik anak, ibu, dan ayah) serta melayani dengan sebaik-baiknya. Meskipun repot, tetapi saya merasa sangat senang melakukannya karena tujuannya adalah untuk membahagiakan orang lain (anak-anak beserta para orang tuanya). :)

Bagaimana Bunda, tertarik untuk menjadi event organizer playdate? Semoga artikel ini bisa menjadi referensi para Bunda yaa.. :D 

Tuesday, May 8, 2018

Ini Dia Persiapan di Dapur yang Diperlukan Saat Ramadhan!

Tidak terasa bulan Ramadhan sebentar lagi ya. Para Bunda suka galau ga sih pas bulan Ramadhan tiba? Inginnya kita meningkatkan jumlah waktu untuk ibadah di bulan Ramadhan, tetapi tugas-tugas kita sebagai ibu tidak berkurang sama sekali. Misalnya tugas memasak, bagaimana cara menyiasati agar waktu memasak setiap harinya semakin singkat? Alhamdulillah bulan lalu diberikan tipsnya oleh Mba Irma, Cikgu Kejar Boga IP Tangsel. Apakah itu? Simak di bawah ini.

Membuat Bumbu Dasar Putih, Merah, dan Kuning

Yup, benar sekali. Dengan membuat bumbu dasar, memasak setiap harinya akan menjadi lebih singkat dan praktis. Berikut resep bumbu dasar yang dibagikan oleh Mba Irma:

Bumbu Dasar Putih
Bahan-bahannya:
- 1 ons bawang merah
- 1/2 ons bawang putih
- 5 kemiri (baiknya yang sudah digoreng)
- 2 sdm minyak goreng

Bumbu Dasar Merah
Bahan-bahannya:
- 1 ons bawang merah
- 1/2 ons bawang putih
- 1 ons cabai merah
- 5 kemiri (baiknya yang sudah digoreng)
- 2 sdm minyak goreng

Bumbu Dasar Kuning
Bahan-bahannya:
- 1 ons bawang merah
- 1/2 ons bawang putih
- 3-4 buah kunyit
- 5 kemiri (baiknya yang sudah digoreng)
- 2 sdm minyak goreng

Cara membuatnya, haluskan bahan-bahan di atas. Untuk penyimpanan, bumbu dasar dapat disimpan di botol kaca berpenutup. Kalau saya menggunakan botol kaca bekas bumbu spaghetti bolognese. Kemudian bumbu dasar disimpan di chiller atau bagian bawah kulkas. Mba Irma sengaja memberikan resep dengan jumlah bahan-bahan yang tidak terlalu banyak, supaya tetap fresh dan cepat habis. Paling lama penyimpanan di kulkas sekitar 10 hari.

Selanjutnya berikut saya bagikan resep masakan yang sudah saya coba dari setiap jenis bumbu dasar di atas.

Resep Tumis Tauge Tahu (Menggunakan Bumbu Dasar Putih)

Tauge adalah sayuran favorit saya. Mengapa? Eittts.. jangan su'udzon dulu hehehe.. Karena sayuran ini tidak perlu disiangi atau dipotong-potong. Tinggal dicuci bisa langsung dimasak! :D

Tumis Tauge Tahu dan Bumbu Dasar Putih

Bahan-bahan:
1. Bumbu dasar putih 2 sdm
2. Daun bawang 1 batang iris tipis
3. Cabe keriting merah 5 buah iris serong
4. Tauge 2rb
5. Tahu kuning 3 buah potong-potong dan goreng
6. Garam 1 sdt
7. Lada 1/2 sdt
8. Gula 1/2 sdt
9. Air segelas
10. Minyak goreng untuk menumis

Cara memasak:
1. Tumis bumbu dasar putih sampai harum
2. Masukkan cabai merah, aduk
3. Masukkan tauge, tahu, garam, lada, gula, dan air. Aduk sampai rata
4. Terakhir masukkan daun bawang, aduk sebentar. Jadi deh!

Resep Telur Masak Nanas (Menggunakan Bumbu Dasar Merah)

Kalau ini resepnya diambil dari buku 90 Resep Masakan Menu Praktis untuk Sebulan, penulis Laras Kinanthi, Penerbit Demedia Pustaka, tentunya dengan modifikasi. Segeeer deh pakai nanas! :9

Telur Masak Nanas

Bahan-bahan:
1. 4 butir telur, rebus, kupas
2. Minyak secukupnya, untuk menggoreng dan menumis
3. 3 sdm bumbu dasar merah
4. 3 lembar daun jeruk
5. 1 batang serai, memarkan
6. 3 cm lengkuas, memarkan
7. 300 mL santan dari 1/2 butir kelapa
8. 1/4 nanas, kupas, potong besar-besar
9. Garam secukupnya
10. 1/2 sdt merica
11. 1/2 sdt gula

Cara membuat:
1. Goreng telur rebus hingga kuning kecokelatan. Angkat, sisihkan.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu dasar merah bersama daun jeruk, serai, dan lengkuas hingga harum dan matang. Tuangkan santan, masak sambil diaduk sampai mendidih.
3. Masukkan telur, masak dengan api kecil hingga kuah berkurang setengahnya. Tambahkan nanas, aduk sebentar. Angkat, sajikan.

Resep Pesmol Ikan Kembung (Menggunakan Bumbu Dasar Kuning)

Yang ini resepnya boleh comot Cookpad, dimodifikasi sedikit. Resep aslinya pesmol ikan mas, tetapi karena saya tidak terlalu suka ikan mas (banyak durinya), jadilah pakai ikan yang ada di warung saja hehe..


Bahan-bahan:
1. 3 buah ikan kembung
2. 1 buah jeruk nipis
3. 3 sdm bumbu dasar kuning
4. 1 ruas jahe
5. 3 lembar daun salam
6. 3 lembar daun jeruk
7. 1 ruas lengkuas
8. 1 batang serai
9. 1 buah tomat
10. 5 buah cabai hijau
11. 2 buah cabai merah
12. Secukupnya cabai rawit
13. 2 batang daun bawang
14. Secukupnya garam
15. Secukupnya gula pasir
16. Secukupnya minyak goreng
17. 200 mL air

Cara membuat:
1. Bersihkan ikan kembung. Lumuri dengan jeruk nipis dan garam. Goreng dalam minyak panas sampai agak kering.
2. Panaskan wajan, masukkan minyak goreng. Tumis bumbu dasar kuning dan jahe sampai harum, tambahkan air.
3. Masukkan daun salam, daun jeruk, lengkuas, dan serai. Aduk rata.
4. Masukkan tomat, cabai hijau, cabai merah, dan cabai rawit.
5. Tambahkan gula dan garam secukupnya. Cicipi dan perbaiki rasanya.
6. Masukkan ikan kembung yang sudah digoreng. Aduk rata.
7. Terakhir masukkan daun bawang. Aduk kembali.

Catatan: tomat bisa diganti dengan belimbing wuluh.

Demikianlah sharing tentang bumbu dasar yang dapat mempersingkat waktu memasak para Bunda di dapur beserta contoh masakannya. Selamat mencoba! :)

Friday, February 9, 2018

Menu 5-9 Februari 2018

Menu Senin, 5 Februari 2018

Hari ini menunya rolade bumbu lada hitam, tempe orek, dan tumis buncis tahu. Untuk resep tempe orek ada di sini. Untuk resep tumis buncis tahu ada di sini. Berikut resep rolade bumbu lada hitam:

Bahan-bahan:
1. Rolade sapi Superindo isi 9 buah Rp 20.000
2. Bawang bombay Rp 2.000
3. Bumbu Bamboe Asia Saus Lada Hitam Rp 8.400
4. Minyak goreng secukupnya untuk menumis dan menggoreng
5. Air 1 gelas (200 mL)

Cara memasak:
1. Goreng rolade di minyak panas hingga matang
2. Iris besar-besar bawang bombay
3. Tumis minyak, masukkan bawang bombay sampai harum
4. Masukkan bumbu lada hitam, air, dan rolade yang telah digoreng
5. Masak bumbu meresap dan air mendidih

Jumlah biaya yang dikeluarkan: kurang lebih Rp 31.000
Waktu memasak: kurang lebih 30 menit
Untuk 3-4 porsi

Menu Selasa, 6 Februari 2018

Hari ini menunya ikan gurame goreng dan sayur asem. Untuk resep sayur asem ada di sini. Berikut resep ikan gurame goreng:

Bahan-bahan:
1. Ikan gurame 1 ekor Rp 22.000, minta bersihkan dan potong 5 di warung
2. Bumbu Racik Ikan Goreng Rp 1.800
3. Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng

Cara memasak:
1. Cuci bersih ikan yang telah dipotong
2. Bumbui ikan dengan bumbu racik hingga rata
3. Diamkan minimal 15 menit atau bisa ditaruh di freezer terlebih dahulu
4. Goreng ikan saat akan makan

Jumlah biaya yang dikeluarkan: kurang lebih Rp 24.000
Waktu memasak: kurang lebih 20 menit
Untuk 5 porsi

Menu Rabu, 7 Februari 2018

Hari ini menunya teri balado, tumis jamur, dan tempe goreng. Untuk resep tempe goreng ada di sini. Berikut resep teri balado dan tumis jamur.

Teri balado
Bahan-bahan:
1. Teri 250 gr (oleh-oleh dari Mamah waktu ke Tanjung Pinang)
2. Bumbu Kokita Inti A Rp 8.000
3. Minyak goreng secukupnya untuk menumis dan menggoreng

Cara memasak:
1. Goreng ikan teri, tiriskan
2. Panaskan minyak untuk menumis, lalu tumis bumbu
3. Masukkan teri, aduk rata

Jumlah biaya yang dikeluarkan: kurang lebih Rp 28.000
Waktu memasak: kurang lebih 20 menit
Untuk 4-5 porsi

Tumis jamur
Bahan-bahan:
1. Jamur tiram 1 bungkus Rp 3.000
2. Bawang merah 4 siung
3. Bawang putih 3 siung
4. Cabe hijau besar Rp. 1.000
5. Bumbu Magic Lezat Rp 3.50
6. Minyak goreng secukupnya untuk menumis
7. Air 200 mL

Cara memasak:
1. Potong-potong memanjang jamur, kemudian cuci dan tiriskan
2. Iris halus bawang merah dan bawang putih
3. Iris serong cabe hijau
4. Panaskan minyak, tumis bawang hingga harum
5. Masukkan cabe, aduk
6. Masukkan jamur, bumbu, dan air
7. Masak hingga matang dan air mendidih

Jumlah biaya yang dikeluarkan: kurang lebih Rp 6.000
Waktu memasak: kurang lebih 20 menit
Untuk 3-4 porsi

Menu Jumat, 9 Februari 2018

Hari ini memasak spaghetti bolognese telur, berikut resepnya:

Bahan-bahan:
1. Spaghetti La Fonte 225 gr Rp 7.800
2. Bumbu bolognese Del Monte Rp 27.000 (pakai separuh botol)
3. Bawang putih 3 siung
4. Telur 3 butir
5. Minyak goreng secukupnya untuk menumis

Cara memasak:
1. Rebus air hingga mendidih, masak spaghetti hingga matang, tiriskan
2. Iris halus bawang putih
3. Panaskan minyak, tumis bawang hingga harum
4. Masukkan telur, orak-arik
5. Masukkan bumbu bolognese, aduk rata
6. Sajikan spaghetti dengan telur orak-arik bolognese, tambahkan parutan keju bila suka

Jumlah biaya yang dikeluarkan: kurang lebih Rp 30.000
Waktu memasak: kurang lebih 20 menit
Untuk 4-5 porsi

Wednesday, February 7, 2018

Menu 29 Januari-2 Februari 2018

Menu Senin, 29 Januari 2018

Hari Senin Mami tidak memasak, masih ada sisa sayur sop kemarin yang dibuat oleh ibu mertua. Kebetulan hari Minggunya BuMer dan PakMer sedang main ke rumah. Menu sayur sop dimakan dengan lauk telur dadar saat makan siang. Malamnya Papi dan Neta makan buah pepaya, sedangkan Mami dan Nara, makan buah naga. Ceritanya Papi lagi mengurangi makan nasi saat makan malam. Jadi kami sekeluarga ikut-ikutan deh. Kita lihat yaa bisa bertahan sampai berapa lama hehehe..

Menu Selasa, 30 Januari 2018

Menu Selasa lauknya kekian (fish & shrimp nugget) merk Sakana yang tinggal goreng. Harganya Rp 25.000, beli di Budhe Iin yang bukalapak di sekolah Neta. Sayurnya tumis labu siam. Berikut resepnya.

Bahan-bahan:
1. Labu siam ukuran sedang Rp 2.000
2. Bawang merah 4 siung
3. Bawang putih 3 siung
4. Cabe merah 5 buah
5. Minyak goreng secukupnya untuk menumis
6. Bumbu Magic Lezat 1 bungkus
7. Air 200 mL

Cara memasak:
1. Kupas, bersihkan getah labu siam, lalu potong-potong seperti batang korek api
2. Kupas dan iris halus bawang merah dan bawang putih
3. Potong serong cabe merah
4. Panaskan minyak, tumis bawang sampai harum
5. Masukkan cabe merah, aduk
6. Masukkan labu siam, bumbu, dan air
7. Masak hingga matang

Jumlah biaya yang dikeluarkan: kurang lebih Rp 5.000
Waktu memasak: kurang lebih 30 menit
Untuk 3-4 porsi

Menu Rabu, 31 Januari 2018

Hari Rabu Mami tidak memasak karena ada short seminar di sekolah Neta. Jadi saat makan siang, Mami membeli lauk di rumah makan Padang dekat rumah. Untuk Mami lauknya rendang, untuk Neta dan Nara lele goreng. Makan malamnya kami makan asinan betawi, isinya sayuran seperti toge, sawi, wortel, ditambah kacang, kerupuk, dan sambal. Harganya Rp 8.000 saja per porsi. Murah dan sehat!

Menu Kamis, 1 Februari 2018

Hari Kamis menunya chicken katsu merk Goldstar, harganya Rp 40.000, tinggal digoreng saja. Sayurnya timun potong hehehe.. Menu kalau sedang malas masak. :P


Menu Jumat, 2 Februari 2018

Hari Jumat menunya egg roll, salad wortel dan kol, plus mayones campur sambal. Untuk selengkapnya ada di sini ya. Sudah pernah di-share resepnya. :)