Showing posts with label BunSay. Show all posts
Showing posts with label BunSay. Show all posts

Wednesday, August 2, 2017

Aliran Rasa Tantangan Melatih Kemandirian Anak

Heu.. untuk memulai mengerjakan tantangan selalu perlu energi aktivasi tinggi. Kesibukan-kesibukan selain mengikuti kelas BunSay menjadi alasannya. Alhamdulillah masih sadar di 10 hari terakhir pengumpulan. Meskipun ada satu hari yang terlewat karena ketiduran, tetapi dengan merapel lebih dari 6 jam, tantangan pun rampung 10 hari.. Badge Yes, I Can! sungguh melebihi penghargaan bagi saya si deadliner huehehehe..

Tetapi perjalanan masih panjang.. melatih kemandirian anak-anak adalah tanggung jawab yang masih berlanjut sampai mereka dewasa nanti. Semoga saya istiqomah dalam menjalankannya. Tetap ada untuk mereka sampai akhir hayat, seperti orang tua saya, tetapi tetap menjadikan mereka mandiri, hidup di atas kaki mereka sendiri, atas kemauan dan kesadaran sendiri, dengan bahagia.. Aamiin..

Memang tidak mudah, tetapi harus dijalani.
Yosh!!! Semangat mami :) :) :)

#AliranRasa
#BunSayIIP
#GameLevel2

Saturday, July 29, 2017

Tantangan 10 Hari Melatih Kemandirian Anak (Day 10)

Jumat, 28 Juli 2017

Selesai mandi pagi, karena papi mau berangkat kerja dan Neta minta untuk ikut, akhirnya papi memakaikan pakaian Neta supaya cepat. Heuheu.. mau melarang juga tidak enak, karena papinya memang sudah kesiangan dan Netanya merengek. Jadi ya sudahlah tidak apa-apa.

Setelah mandi sore, karena waktunya memang lebih santai, Neta selalu lebih mandiri, memakai pakaiannya sendiri. Sehabis pipis atau pup pun memakai kembali celana dalam dan celana luarannya sendiri. Tapi ketika papinya pulang, kembali dipakaikan oleh papinya. Duh, memang PR nih untuk bekerja sama dengan suami dalam melatih kemandirian anak hehe..

Alhamdulillah, tantangan 10 hari ini level 2 ini rampung juga.. Insya Allah latihan ini akan terus berlanjut meskipun tantangan 10 hari-nya sudah selesai. Sampai berjumpa di game level 3! Semoga semakin konsisten dan lancar dalam menjalankan materi-materi bunsay ya mami! Aamiin.. :)

#Level 2
#BunSayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari

Friday, July 28, 2017

Tantangan 10 Hari Melatih Kemandirian Anak (Day 9)

Kamis, 27 Juli 2017

Setelah mandi pagi, Neta memakan pakaian dalam sendiri. Tetapi untuk pakaian luar (rok panjang dan batik) masih dibantu karena Neta nego minta bagi-bagi tugas heuheu.. Ya sudah tidak mengapa. Untuk saat ini memang masih mementingkan mood Neta di pagi hari agar sekolahnya tetap ceria :)

Untuk mandi sore, sudah full pakai semuanya sendiri. Meskipun memang masih harus diinstruksikan satu per satu. Ayo pakai celana dalam, Neta. Bila sudah, ayo pakai kaos dalam, Neta. Dan seterusnya sampai semuanya selesai, karena mengerjakannya sambil nonton TV wkwkwkw.. Semoga tidak apa ya :)

Yang masih agak sulit adalah memintanya memakai celana dalam dan celana luaran bila sehabis pipis atau pup. Entah mungkin karena masih mengantuk sehabis bangun tidur siang atau karena dia langsung fokus beraktivitas melakukan hal yang lain, jadi dia masih minta dipakaikan.

Semoga besok bisa berlatih untuk lebih mandiri lagi ya, Kak! :D

#Level 2
#BunSayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari

Thursday, July 27, 2017

Tantangan 10 Hari Melatih Kemandirian Anak (Day 8)

Rabu, 26 Juli 2017

Mulai hari ini, Neta berlatih memakai pakaian sendiri sesuai pilihannya kemarin.

Setelah mandi pagi, masih dipakaikan celana dan kaos dalam oleh papi. Mami lupa mengkomunikasikan kepada papi bahwa Neta sedang berlatih memakai pakaian sendiri hehee.. Tak apa, setelah dipakaikan celana dan kaos dalam sendiri, Neta berinisiatif untuk menggunakan seragam sekolahnya sendiri. Hari ini seragamnya adalah pakaian olahraga (atasan lengan pendek dan celana training panjang). Mami bantu dengan 'menjembrengkan'-nya terlebih dahulu di kasur, dengan bagian depan menghadap ke bawah, untuk memudahkan Neta dalam memakai pakaiannya tsb.

Neta mulai dari celana panjangnya terlebih dahulu. Sambil duduk, dia bisa menyelesaikannya dengan baik. Begitu pula dengan atasannya. Dia memulainya dengan memasukkan terlebih dahulu tangan kanan dan tangan kiri, kemudian baru kepalanya. Done! Lalu mami hanya membantunya memasukkan bajunya ke dalam celana :)

Setelah mandi sore, Neta memakai celana dalam, kaos dalam, dan piyama (atasan lengan panjang dan celana panjang) semuanya sendiri seperti setelah mandi pagi tadi. Mami hanya membantu menjembrengkannya saja hehehe..

Setelah pipis atau pup pun, Neta sudah bisa memakai kembali celana dalam dan celana luarannya sendiri, caranya sama seperti setelah mandi pagi dan sore :D

#Level 2
#BunSayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari

Wednesday, July 26, 2017

Tantangan 10 Hari Melatih Kemandirian Anak (Day 7)

Selasa, 25 Juli 2017

Waw sudah hari ke-7 Neta berlatih mandi sendiri dan mami merekamnya di tantangan 10 hari ini. 3 more days to go.. Semangat Neta, semangat mami hehehe..

Alhamdulillah Neta sudah lancar mandi sendirinya. Pagi meskipun terkadang masih sulit diajak mandi karena faktor adanya tontonan di TV, tapi apabila sudah mulai mandi, papi cukup supervisi saja sampai Neta selesai mandi. Masih perlu supervisi karena ada batasan waktu untuk pergi ke sekolah.

Sedangkan untuk mandi sore, Neta sudah full mandi sendiri. Neta hanya dibantu saat membuka atasan saja, selebihnya sampai mengeringkan badan done by Neta sendiri. Yeayyy!

Karena sudah seminggu berlatih dan Neta sudah cukup mandiri dalam hal mandi, mami menanyakan kepada Neta skill mana lagi yang mau mulai dilatih besok. Di antara makan sendiri, pakai pakaian sendiri, dan pakai sepatu sendiri, Neta memilih untuk memakai pakaian sendiri. Baiklah, mulai besok kita berlatih pakai pakaian sendiri ya, Kak! :D

#Level 2
#BunSayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari


Tuesday, July 25, 2017

Tantangan 10 Hari Melatih Kemandirian Anak (Day 6)

Senin, 24 Juli 2017

Hari ini Neta mulai kembali bersekolah. Seperti biasa, mandi pagi masih disupervisi oleh papinya. Saat mandi sore, Neta sudah bisa full sendiri, bahkan meminta pintunya untuk ditutup karena adik mau ikut masuk kamar mandi. Waaah, Neta sudah besar yaa.. Mami pun bisa lanjut mandi di kamar mandi yang lain dan tidak menemani Neta mandi lagi. Jadi terharuuu hiks.. Selesai saya mandi, Neta sudah selesai mandi dan mengeringkan badannya. Tinggal pakai baju deh! Terima kasih Kakak, sudah mau lebih mandiri dan meringankan pekerjaan mami :) :) :)

#Level 2
#BunSayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari

Monday, July 24, 2017

Tantangan 10 Hari Melatih Kemandirian Anak (Day 5)

23 Juli 2017

Hari Minggu, hari libur, agak susah mengajak Neta mandi. Diiming-imingi mau diajak papinya ke luar baru mau, dan mandinya pun sudah agak siang heuheu..

Tapi Neta sudah cukup mandiri untuk mandi sendiri alhamdulillah.. papinya kali ini hanya supervisi saja. Sampai mengeringkan badan sendiri sudah bisa sendiri :)
Good job, Kakak Neta! :D

#Level 2
#BunSayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari

Tantangan 10 Hari Melatih Kemandirian Anak (Day 4)

22 Juli 2017

Hari ini mami ada acara kepanitiaan IIP sejak pagi. Waktu berangkat Neta belum mandi hehe.. Laporan dari papinya Neta mandi sendiri, kecuali masih dibantu bagian punggungnya seperti kemarin, dan dibantu bilas juga karena masih ada bekas sisa-sisa sabun. Dan hari ini Neta hanya mandi sekali dalam sehari, soalnya lagi libur dan mandi paginya sudah kesiangan hihihi..

#Level 2
#BunSayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari




Sunday, July 23, 2017

Tantangan 10 Hari Melatih Kemandirian Anak (Day 3)

21 Juli 2017

Mandi pagi
Seperti biasa mandi pagi masih dibantu oleh papinya.

Mandi sore
Dari mulai membasahi seluruh badan, menyabuni, dan membilas alhamdulillah Neta sudah bisa melakukannya sendiri. Keep the good work, Kakak! Hanya memang setelahnya, memakai pakaian sendirinya masih luammmaaa. Nanti kita latih lagi skill tesebut ya Kak di minggu-minggu selanjutnya :)

#Level 2
#BunSayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari

Friday, July 21, 2017

Tantangan 10 Hari Melatih Kemandirian Anak (Day 2)

20 Juli 2017

Mandi pagi
Masih dibantu oleh papinya, supaya tidak terlambat ke sekolah.


Mandi sore
Sudah hampir full mandi sendiri, hanya dibantu di bagian punggung yang tidak terjangkau tangan Neta. Mandinya pun tidak lama, sambil disupervisi oleh saya. Sekarang basahi badannya ya, lalu basahi kepala dan cuci muka. Sabuni badannya, lalu bilas sampai bersih. Kira-kira itu step-step panduan mandi untuk Neta dari saya sehingga ia tidak lama-lama main air :)

#Level 2
#BunSayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari

Thursday, July 20, 2017

Tantangan 10 Hari Melatih Kemandirian Anak (Day 1)

List kemampuan kemandirian yang ingin saya latih pada Neta (4y):
1. Makan sendiri
2. Mandi sendiri
3. Memakai pakaian sendiri
4. Memakai sepatu sendiri

One Week One Skill
Setelah ditanyakan kepada Neta, dia mau mandi sendiri dulu katanya :)
Jadwal minggu pertama: 19-25 Juli

19 Juli 2017

Mandi pagi
Neta sudah bisa membuka bawahan dan pakaian dalam sendiri. Untuk atasan masih perlu bantuan :)
Untuk pipis, cebok, dan siram juga sudah bisa sendiri.
Untuk sikat gigi pun sudah mandiri, mulai dari menaruh odol di sikat gigi, menyikat gigi, berkumur, dan membersihkan sikat gigi.
Untuk mandinya, karena baru hari ketiga masuk sekolah, masih dibantu oleh papinya supaya tidak telat ke sekolah.

Mandi sore
Membuka pakaian selain atasan done.
Buang air kecil sendiri done.
Sikat gigi done.
Mandinya kali ini sendiri. Neta sudah bisa membasahi badan dan kepala sendiri dengan bantuan selang air. Lalu menyabuni badan sendiri, meskipun untuk bagian punggung masih belum bisa. Untuk keramas dan membilas, Neta pun sudah bisa sendiri. Setelah itu pakai handuk dan mengeringkan badan sendiri.

Yang menjadi catatan untuk besok:
- Menyabuni badan lebih bersih, untuk punggung masih perlu pendampingan
- Tidak terlalu lama main air :)

#Level 2
#BunSayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari

Friday, June 23, 2017

Aliran Rasa Tantangan Komunikasi Produktif

Pada awalnya masih meraba-raba..
Hari berikutnya mulai menulis
Ternyata tidak sesulit yang dibayangkan hehe..

Di pertengahan terpuruk
Emosi dan lelah menyebabkan banyak berdiam diri
Untuk bangkit terasa lebih sulit daripada ketika memulai..

Mencoba menjalaninya lagi
Mengingat kembali apa tujuannya
Meskipun belum rutin menulis setiap harinya..

Tapi alhamdulillah 10 hari tuntas dirampungkan
Perlu perencanaan dan eksekusi yang lebih baik lagi di level berikutnya..
Insya Allah bisa

Semangaaat!

Thursday, June 15, 2017

Tantangan 10 Hari Komunikasi Produktif (Day 10)

Kemarin Neta ada lomba mewarnai di tempat ngajinya. Waktu awal-awal mewarnai, saya instruksikan yang rapi ya mewarnainya, jangan keluar garis. Awal-awal pun masih rapi. Pelan-pelan dan hati-hati sekali mewarnainya. Kemudian warna berikutnya.. mulailah Neta mewarnai sesuai yang biasa dia lakukan hehehe.. keluar garis dan ada bagian yang belum diwarnai. Sampai belum selesai pun, dia minta udahan. Capek katanya wkwkwkwk..

Ingat-ingat KISS, langsunglah dipraktikkan. Coba warnai yang ini dulu, masih kosong. Neta pun mewarnai bagian tersebut. Yang ini juga belum, mau pilih warna apa? Dia lalu mengambil krayon dengan warna yang dia mau. Wah yang ini sudah, ini bagian atasnya belum? Dia pun langsung mewarnai lagi. Sedikit demi sedikit, bagian yang belum diwarnai pun akhirnya selesai. Meskipun tidak serapi teman-teman Neta yang lain, tidak apa-apa. Mami sangat menghargai usaha Neta sendiri :)

Jadi memang ampuh sekali KISS ini. Anak lebih mengerti daripada kita berikan serentetan kalimat panjang.

Tapi saya akui, di BunSay Level 1 ini sepertinya saya masih berangka merah kalau ada rapotnya. Saya memang tidak terlalu banyak bicara orangnya, seperlunya saja.. Mungkin karena itu anak-anak saya relatif anteng yah. Semoga bisa terus memperbaiki dan berlatih kaidah-kaidah yang lain di hari-hari berikutnya.

Alhamdulillah day 10.. Selanjutnya keep practicing meskipun tidak diharuskan menulis lagi..

#level1
#day10
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Wednesday, June 14, 2017

Tantangan 10 Hari Komunikasi Produktif (Day 9)

Kemarin pagi-pagi sekali Neta sudah menangis ketika bangun tidur karena papinya sudah mau berangkat kerja. Dalam keadaan belum pakai celana sehabis pipis, dia sudah ingin buru-buru menyusul papinya untuk pergi jalan-jalan naik motor sebentar dan biasanya jajan ke warung. Saya sedang menyapu, mendengarnya menangis dan merengek minta dipakaikan celana buru-buru, membuat saya kesal huhu.. KISS pun gagal dipraktikkan. Dan sepertinya saya sering sekali menggunakan kata "makanya..". Makanya habis pipis langsung pakai celana dan makanya makanya yang lain hiks.. Harus diperbaiki lagi nih, untuk mengganti kata tersebut..

Alhamdulillah sore sampai malamnya secara tidak direncanakan menerapkan kaidah yang lain, yaitu fokus pada solusi. Misalnya saja saat adik pegang kaos kaki Neta. Neta langsung tidak mau meminjamkannya. Akhirnya saya ambil kaos kaki adik di lemari dan Neta tetap menggunakan kaos kaki miliknya. Mungkin seumur Neta, sense of belonging-nya masih tinggi yaa.. Waktu malamnya, Neta minta tidur sama saya, yang biasanya dia tidur dengan papinya. Mungkin karena saya tidak marah-marah yaa ketika dia tidak mau berbagi dengan adiknya hehehe.. Pernah baca artikel juga memang balita belum bisa berbagi barang miliknya. Katanya di dalam artikel tersebut, bahwa hal itu wajar karena bagian dari mempertahankan diri :)

#level1
#day9
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Tuesday, June 13, 2017

Tantangan 10 Hari Komunikasi Produktif (Day 8)

Alhamdulillah hari-hari berikutnya komunikasi berjalan dengan lebih baik dan lancar. Ternyata tidak perlu mengeluarkan serentetan kata-kata panjang untuk berkomunikasi dengan anak. Cukup KISS (Keep Information Short and Simple).

Misalnya pada praktik sehabis mandi memakai baju. Biasanya Neta lamaaa sekali kalau pakai baju. Ngobrol dulu, gerak sana-sini. Ditambah lagi adik minta mimi. Heuh.. ingat-ingat kaidah KISS, saya tidak jadi merepet seperti ini: "Ayo dong Neta pakai bajunya, cepetan, adik mau mimi nih.. Ayo sini, adik udah nangis. Mau pakai baju gak???". Hehehe.. gak jadi bilang gitu koq :)

Saya tatap matanya lembut sambil tersenyum. "Ayo Neta pakai celana dalamnya yuk". Neta pun pakai CD-nya. Saya lanjut bilang "Ayo sekarang kaos dalamnya". Dst.. sampai semua bajunya selesai dipakai, dan mami pun bisa menyusui adik setelahnya, yeayyy!

Pada saat sholat Isya, Neta pun meminta ikut sholat dan berwudhu. Seperti biasa dia meminta papinya yang menemani. Tapi karena papinya masih capek sepulang kerja, papi minta mami menemani Neta berwudhu. Memang awalnya dia tetap pingin sama papinya, Tapi saya sabar aja.. mengajaknya ke kamar mandi dan menuntunnya berwudhu. "Ya cuci tangan dulu 3x". Neta cuci tangan. "Sekarang kumur-kumur 3x". Dia pun kumur-kumur. "Lalu hidungnya.." Neta pun lanjut berwudhu sampai selesai dengan dituntun mami di tiap step-nya. Alhamdulillah.. Semoga menjadi anak yang sholehah ya Nak, rajin sholat. Aamiin :)

#level1
#day8
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Friday, June 9, 2017

Tantangan 10 Hari Komunikasi Produktif (Day 7)

Day 7 komunikasi produktif terjun bebaaas.

Niat berlatih KISS (Keep Information Short and Simple) benar-benar super SS alias super short and simple alias banyak diemnya. Minggu ini memang benar-benar ujian karena suami sedang sering tidak ada di rumah. Merasa sendiri dalam melakukan hal-hal di rumah. Memang seharusnya ini tidak boleh dijadikan alasan. I'm responsible for my communication result kan? Seperti kata fasil Mba Nesri bilang, tidak boleh permasalahan gender, anak-anak, atau rutinitas harian dijadikan alasan atas ketidakproduktifan dalam berkomunikasi. Memang harus lebih eling lagi si saya ini..

Pikiran-pikiran negatif itu selayaknya dijauhkan dari otak ini. Suami bilang harus bersyukur atas karunia Allah berupa anak-anak karena tidak semua orang dikaruniai anak. Bersyukur masih punya rutinitas yang dijalani sehari-hari. Masih ada yang memerlukan kita. Nikmati saja masa-masa ini, dimana anak-anak senantiasa hadir dan 'nempel'. Jalani saja apa yang ada.. Nanti kalau sudah besar, kita akan merindukan momen-momen ini katanya. Bersabar karena sudah menjadi ibu.. Anak-anak belum mengerti apa kemauan orang tuanya, maka orang tuanyalah yang harus mengerti anak. Hhh.. Suami selalu lebih dewasa tentang hal-hal yang saya keluhkan. Alhamdulillah.. beliau juga tidak men-judge saya ibu yang buruk. Dia tetap memback up pekerjaan-pekerjaan saya selagi bisa.. Alhamdulillah..

Semangat lagi berlatih KISS besok. Berpikir positif dan tetap menjalani apa yang ada, meski lelah atau apa pun itu. Harus sudah bisa mengenal diri sendiri bagaimana agar tidak berlarut-larut dalam permasalahan dan bergerak cepat menuju perbaikan setiap harinya. Untuk bahagia dan bersemangat kembali dalam menjalani hari-hari. Semogaaa.. aamiin.. 

#level1
#day7
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Wednesday, June 7, 2017

Tantangan 10 Hari Komunikasi Produktif (Day 6)

Hari ini hari yang melelahkan.. Hampir seharian hanya bersama 2 bocil. Awal bangun pagi berusaha untuk bersemangat dan positif menjalani hari. Alhamdulillah bisa.. Tetapi semakin malam, suami belum pulang, saya semakin senewen.. Latihan fokus pada solusi, bukan pada masalah pun sepertinya hanya berhasil sampai waktu isya. Setelah itu hanya terpikirkan ingin beristirahat, ingin ngobrol dengan orang dewasa, ingin punya teman supaya tidak merasa hanya sendirian. Makan es krim, ngobrol dengan kakak yang tinggal di bawah, chatting di beberapa grup WA sepertinya bisa melepas 'sedikit' stress ini..

Tapi kemudian kepikiran tentang komunikasi produktif huhu.. Bisa kah saya menjalaninya dengan baik? Harus ganti kaidah lagi kah?

Baiklah.. saya pilih KISS untuk dipraktikkan besok. Keep information short and simple. Semoga bisa, semoga lancaaar. Aamiin.. Latihan, latihan, latihan. Lakukan, lakukan, lakukan. Semangaaat!!!

#level1
#day6
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Tuesday, June 6, 2017

Tantangan 10 Hari Komunikasi Produktif (Day 5)

Hari ini saya banyak keselnya. Mulai dari Neta yang sering tanya barang-barang miliknya ada dimana. Padahal dia yang pakai terakhir, dia yang taruh. Kalau ga ketemu, barang-barang dilemparnya hiks. Nara yang maunya nempel terus, sulit gerak, kemana-mana diintilin, ga kelihatan sebentar dia langsung nangis. Ooh sabar.. sabar.. sedang berlatih komunikasi produktif ini. Meskipun hari ini banyak keceplosannya, banyak curhatnya ke suami tentang keselnya hari ini huhu.. maafkan.

Kaidah 7-38-55 sepertinya tidak sukses hari ini. Bagaimana ya memperbaikinya? Sepertinya saya kelelahan dan jenuh karena sedang sering di rumah tanpa suami, plus sedang mengambil beberapa tanggung jawab juga di luar keluarga. Hanya masalah waktu saja berarti yah. Nanti setelah Ramadhan, jadwal suami bekerja akan normal kembali. Tanggung jawab-tanggung jawab di luar keluarga pun sebisa mungkin tidak ditambah, menyelesaikan yang ada saja..

Tetap ya memang kuncinya adalah kesabaran. Sama perlu refreshing? Hehe..

Mulai besok, mau berlatih kaidah yang lain dulu, yaitu fokus pada solusi, bukan masalah. Jika Neta memang mencari barang-barangnya, saya hentikan dulu pekerjaan yang lain, membantunya mencarinya. Jika Nara sedang mau bersama saya ya tidak apa-apa. Berhenti dulu kerjakan yang lain. Semoga bisa tidak tergoda kata "tanggung" atau maunya semuanya cepat beres tapi anak-anak terbengkalai atau tidak bisa dikendalikan.

"Motherhood is a choice you make everyday, to put someone else's happiness and well-being ahead of your own, to teach the hard lessons, to do the right thing even when you're not sure what the right thing is.. And to forgive yourself, over and over again, for doing everything wrong." 
~Donna Ball

#level1
#day5
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Monday, June 5, 2017

Tantangan 10 Hari Komunikasi Produktif (Day 4)

Tetap berlatih kaidah 7-38-55 di setiap komunikasi dengan Neta. 

Hari ini ada kejadian menarik. Neta tertarik untuk ikut memandikan Nara. Kalau biasanya nih, saya langsung berpikir, wah ini bakal jadi lama nih, bakal jadi tambah ribet nih hehehe.. Tapi karena sedang berlatih komunikasi produktif, tentu saya buang pikiran itu jauh-jauh.

Ternyata setelah diperbolehkan untuk berpartisipasi dalam acara mandi adiknya, semua berjalan lancar-lancar saja. Nara happy, Neta happy, mami juga ga muncul urat marahnya hehehe..

Setelah selesai Nara mandi, Neta juga mau ikut berpartisipasi dalam mengeringkan badan Nara dengan handuk, mengoleskan minyak telon dan minyak rambut, kemudian menyisirkan rambut Nara. Wah mami punya asisten baru :)

Memang pernah baca satu artikel tentang bagaimana sebaiknya menyambut kelahiran adik baru agar kakak tidak merasa cemburu, salah satunya dengan melibatkan kakak dalam kegiatan adik, misal mandi tadi. Baca artikelnya sih sudah lama, saat persiapan lahiran Nara. Tapi baru bisa dipraktikkan hari ini. Alhamdulillah di kuliah Bunda Sayang ini menitikberatkan pada praktik ya.. Jadi tidak sekedar membaca materi dan mengerjakan PR, tetapi juga learning by doing. Love deh pokoknya :)

#level1
#day4
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Sunday, June 4, 2017

Tantangan 10 Hari Komunikasi Produktif (Day 3)

Hari ini hari Minggu, tapi tidak terasa seperti itu karena hari ini suami masuk kerja. Sedang ada bazar Lea, memanfaatkan momen Lebaran dimana orang-orang beli pakaian baru termasuk celana jeans. Tapi tidak mengapa, tidak perlu khawatir liburan di rumah hanya bersama anak-anak. Keep calm hehe.. 

Tetap mempraktikkan kaidah 7-38-55, seperti kata-kata positif, intonasi suara lembut dan menyenangkan, menyejajarkan pandangan, serta bahasa tubuh bersemangat tapi tidak tergesa-gesa. Saya juga menyadari bahwa selama ini telah mempraktikkan kaidah mengganti perintah dengan pilihan. Hal ini mempermudah dalam meminta Neta melakukan sesuatu. 

Sekarang pun, saya lebih banyak mendengar ia berbicara. Memahami apa kemauannya, baru merespon. Misal ketika Neta bilang mau menulis dulu di buku aktivitas Ramadhannya, padahal sudah jam 10 pagi dan dia belum mandi. Biasanya saya senewen karena sudah lebih dari kandang waktu yang saya slotkan untuk standar pagi anak-anak selesai mandi dan sarapan, yaitu pukul 9 pagi. Tapi saya mengingat lagi bahwa hari ini adalah hari libur, tak apalah meleset dari jadwal hari biasa. Setelah Neta hampir selesai menulis di buku aktivitasnya, saya yang sedang menemani langsung memintanya untuk mandi bila sudah selesai menulis. Dan dia langsung mengiyakan, tanpa menolak atau beralasan hehehe..

Momen-momen lainnya pun demikian. Saya mendengar terlebih dahulu, lalu baru merespon permintaannya. Dengan melakukan hal tersebut, saya merasa lebih santai hari ini, tidak ada urat marah keluar. Terus mendengar dan bersabar. Saya rasa itulah kuncinya menjalani hari bersama anak-anak :)

Ada sebuah quotes yang bagus mengenai komunikasi terhadap anak:

"Speak to your children as if they are the wisest, kindest, most beautiful and magical humans on earth, for what they believe is what they will become." 
~ Brooke Hampton

 #level1
#day3
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip