Tuesday, April 10, 2018

Kegiatan Neta Nara Lately..

Duh udah lama ya ga posting tulisan selain tugas hehehe.. Pemaklumannya karena si saya lagi pemulihan. Sakit apa sih, Bu? Sakit yang aneh.. Sakit yang hanya perlu istirahat banyak-banyak karena kecapekan tiap weekend jalan teruuus hahaha..

Boleh lah ya update sedikit tentang Kegiatan Neta Nara-nya, meskipun ini kegiatan ada yang udah lamaaa banget dikerjainnya. Yang baru-baru belum dirutinkan lagi soalnya akibat masih sakit tadi. Alesan hihihi..

1. Nyam, Nyam Ayo Suapi Panda


Masih dari Mungilmu Mini minggu 8, kali ini Nara pretend play menyuapi panda dengan makanananya, yaitu bambu.

2. Mari Bergerak Bergembira

Ada 2 kegiatan di judul yang ini, pertama menggelindingkan celengan dan galon bergambar hewan-hewan yang sedang bermain sirkus. Yang kedua permainan fire fighter. Neta suka sekali permainan yang kedua.





3. Teman-Temanku di Laut

Yang ini dari Mungilmu Mini minggu 9. Ada kegiatan mencocokkan hewan-hewan laut dengan temannya yang mirip.


4. Coret Seluncur Es

Kegiatan coret-coret Nara dengan menggunakan pensil warna dan krayon.




Sunday, April 8, 2018

NikaYunitri#Kelompok3#TugasMateri4

Kata-kata motivasi, tujuan, dan mimpi





#RuangBerkaryaIbu
#Proyek2
#TugasMateriEmpat
#KenaliPotensimuCiptakanRuangBerkaryamu

Wednesday, April 4, 2018

5 Tips Menghemat Uang Belanja di Tanggal Tua



Salah satu tugas seorang ibu adalah sebagai manajer keuangan keluarga. Bagaimana caranya mengelola penghasilan yang diberikan oleh suami agar dapat mencukupi kebutuhan keluarga.


Tak jarang, awal bulan para ibu berbelanja dengan kalap karena merasa uang masih banyak tersedia. Tetapi kemudian di akhir bulan, uang belanja pun hanya tinggal sisa-sisanya saja, dan harus melakukan jurus-jurus berhemat ala ibu-ibu.



Berikut 5 tips yang bisa dilakukan untuk menghemat uang belanja di tanggal tua:



1. Memasak



Yup, jangan beli makan di luar. Memasak sendiri bisa sangat menghemat pengeluaran uang belanja. Dengan Rp 30.000 misalnya, ibu sudah bisa berbelanja lauk, sayur, dan menu tambahan (seperti tahu atau tempe) di warung dan cukup untuk 2 kali makan sekeluarga. Bandingkan dengan membeli makan di luar. Rp 30.000 hanya bisa untuk sekali makan dengan jumlah keluarga 3 orang. Itu juga beli makannya di warteg atau RM Padang 10.000. Apalagi kalau di restoran, tentunya jauh lebih mahal.



2. Hindari mini market dan warung jajan anak-anak



Wah gawat kalau anak-anak sudah minta jajan ke mini market atau warung. Yang tadinya di rumah cuma minta es krim satu anak satu buah, pada kenyataannya saat sampai di sana, ada saja yang diminta lagi. Budget uang belanja harian pun bisa membengkak. Sebenarnya bisa disiasati dengan komunikasi terlebih dahulu kepada anak-anak untuk hanya membeli yang diminta. Setelah sampai mini market/warung, tepati sesuai permintaan anak. Tentunya harus tegas ya, Bu. Jangan mudah terkena bujuk rayu anak hehe.. Atau bisa juga bila ada keperluan ke mini market/warung, pergi sendiri saja. Anak-anak bisa ditinggal dengan ayah di rumah, sehingga ibu bisa membeli sesuai kebutuhan yang mau dibeli saja.



3. Strategi "tidak bawa uang"



Ini contohnya bisa dilakukan saat menjemput sekolah. Sering ada abang-abang penjual mainan gerobak yang mangkal di depan sekolah. Lalu anak-anak pun melihat si abang gerobak, minta dibelikan mainan. Karena sudah tahu tabiat anak-anak, akhirnya sering saat jemput sekolah, benar-benar tidak membawa uang sepeser pun. Jadi ketika anak-anak minta dibelikan mainan, keinginannya tidak akan terkabul. Uang belanja pun bisa terselamatkan 😂 😂😂

4. Hindari scroll timeline sosmed. Apalagi kalau follow-nya olshop-olshop. Sungguh gawat! Yang tadinya berniat cuci mata cari hiburan hanya bermodalkan gadget, bisa-bisa gadget malah digunakan untuk ketik kata-kata "mau yang ini", "fix", atau kata-kata jadi membeli lainnya hahaha.. Apalagi sekarang kalau mau bayar-bayar bisa tinggal lewat m-banking (tinggal pakai gadget juga, tidak perlu keluar rumah). Karena itu, kontrolnya ada di diri kita sendiri supaya tidak kebablasan belanja online.

5. Last but not least. Sebenarnya ini ya yang perlu dilakukan sejak awal bulan supaya di akhir bulan tidak kelimpungan. Bagi pos-pos pengeluaran dalam amplop dan namai sesuai jenis pengeluaran. Misal uang makan per hari berapa, uang sekolah anak, uang belanja bulanan, dll. Patuhi setiap pos pengeluaran sehingga saat akhir bulan, uang yang tersisa akan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Jadi penggunaan jurus-jurus berhemat ala ibu-ibu pun bisa tidak dilakukan. Kan uangnya masih ada sampai akhir bulan! 😉

Bagaimana? Yuk lebih bijak lagi dalam pengelolaan keuangan keluarga. Agar para ibu benar-benar bisa menjalankan perannya sebagai manajer keuangan, bukan hanya kasir keluarga. Sepakat ibu-ibu? 😊

Sunday, April 1, 2018

NikaYunitri#Kelompok3#TugasMateri3

Urutan ruang berdasarkan prioritas (keluarga baru keluar):

1. Educator
Memberi ruang pada diri untuk menjadi guru utamanya untuk anak-anak sendiri dengan memberikan minimal satu permainan edukatif setiap harinya.

2. Achiever
Memberi ruang dengan mencapai target harian yang ditulis, mencakup jadwal harian dan jadwal menulis.

3. Harmony
Memberi ruang pada diri untuk dapat berkomunikasi produktif, no baper, dan jika ada konflik dengan orang lain bersikap sabar serta menyelesaikan masalah dengan solusi positif.

4. Consistency
Memberi ruang pada diri untuk konsisten menulis sesuai jadwal. Jadwal mingguan: Senin menulis tema PAUD, Rabu menulis sesuai tema Kelas Belajar Menulis IP Tangsel, dan Jumat menulis resep masakan. Jadwal bulanan: Bunsay Leader, review buku, dan event @itbmh_jaktangsel.

5. Journalist
Memberi ruang pada diri untuk konsisten menulis sesuai jadwal. Jadwal mingguan: Senin menulis tema PAUD, Rabu menulis sesuai tema Kelas Belajar Menulis IP Tangsel, dan Jumat menulis resep masakan. Jadwal bulanan: Bunsay Leader, review buku, dan event @itbmh_jaktangsel.

6. Intellection
Memberi ruang pada diri untuk dapat menyelesaikan target membaca buku minimal satu bulan sekali (untuk diri sendiri) dan membacakan anak minimal satu buku per hari.

7. Learner
Memberi ruang pada diri untuk belajar menyetir mobil sendiri.

8. Restorer
Memberi ruang pada diri untuk dapat menata penyimpanan barang-barang di rumah dengan rapi dan sesuai dengan tempatnya.

9. Responsibility
Memberi ruang pada diri untuk mengerjakan tugas-tugas yang ada di komunitas, seperti menjadi sekretaris, fasilitator, observer, dan peran lainnya dengan tetap memprioritaskan anak-anak, suami, dan keluarga.

10. Server
Memberi ruang pada diri untuk aktif di komunitas Ibu Profesional Tangsel dan @itbmh_jaktangsel tanpa adanya keuntungan materi.

11. Arranger
Memberi ruang dengan menjadi koordinator event komunitas @itbmh_jaktangsel yang memberi kesempatan untuk teman-teman lain membantu berlangsungnya acara dan memberanikan diri menjadi ketua panitia event IP Tangsel.

12. Communicator
Memberi ruang pada diri dengan mengambil peran sebagai MC pada event komunitas.

Jadwal harian:

03.30-03.45 Bangun, sholat tahajud
03.45-04.00 Tilawah
04.00-04.30 Sahur (khusus Senin & Kamis), waktu online bila tidak sahur
04.30-04.45 Mandi
04.45-05.00 Sholat shubuh
05.00-05.30 Bangunkan suami, menyapu, beres-beres, cuci piring, lalu bangunkan anak-anak
05.30-06.00 Menyiapkan sarapan atau beli sarapan sambil jalan pagi
06.00-06.30 Sarapan bersama, menyiapkan air mandi
06.30-07.00 Anak-anak mandi
07.00-07.15 Memandu Neta menyiapkan peralatan sekolah
07.15-07.30 Bereskan tempat tidur, siap-siap ke sekolah
07.30-07.45 Mengantar Neta ke sekolah
07.45-08.00 Belanja ke warung
08.00-10.00 Kegiatan bersama Nara, snack time
10.00-11.00 Memasak
11.00-11.15 Jemput Neta sekolah
11.15-11.30 Neta ganti pakaian
11.30-12.00 Makan siang
12.00-12.30 Sholat zuhur, cuci piring
12.30-14.30 Baca buku sebelum anak-anak tidur siang, waktu Mami menulis dan online
14.30-15.30 Kegiatan bersama Neta
15.30-15.45 Sholat ashar
15.45-16.45 Bermain di luar, snack time
16.45-17.00 Siapkan air mandi
17.00-17.30 Anak-anak mandi
17.30-17.45 Saya mandi
17.45-18.00 Siapkan makan malam
18.00-18.30 Sholat maghrib
18.30-19.00 Mengaji bersama anak-anak
19.00-21.00 Shalat isya, makan malam, family time
21.00-21.30 Beres-beres, cuci piring
21.30-22.00 Sikat gigi sama anak-anak, persiapan tidur
22.00-03.30 Tidur atau kadang begadang untuk menyelesaikan tugas

Kandang waktu ranah keluarga dan ranah produktif:

Ranah keluarga: 08.00-10.00, 14.30-15.30, 15.45-16.45, 19.00-21.00
Ranah produktif: 04.00-04.30, 12.30-14.30, atau saat begadang

#RuangBerkaryaIbu
#Proyek2
#TugasMateriTiga
#KenaliPotensimuCiptakanRuangBerkaryamu